Pharmacogenomic : Future to individualized medication . ARE YOU READY???

PERNAHKAN Anda membayangkan, ketika memasuki ruangan dokter sambil membawa kartu cerdas berisi seluruh informasi genetik tubuh Anda yang telah dikode dan diamankan dengan nomor PIN layaknya anda membuka ATM. Dengan melihat data-data informasi genetik yang unik, dokter Anda dapat menentukan obat yang tepat dalam dosis yang akurat secara efisien sesuai dengan kondisi Anda tanpa khawatir ketidaktepatan pemilihan obat.

Keadaan tersebut merupakan impian para ilmuwan yang menginginkan pengobatan yang bersifat individual. Impian tersebut bukanlah hal yang mengada-ada tetapi didasarkan pada bidang ilmu yang saat ini berkembang yaitu farmakogenomik, yang menganalisis fungsi gen. Analisis ini dapat diarahkan untuk mengenali keadaan penyakit seseorang serta dapat memperkirakan proses tanggapannya terhadap obat. Sehingga setiap orang nanti akan mempunyai kartu identitas genomik yang dapat menentukan jenis pengobatan yang sesuai untuk dirinya.Farmakogenomik adalah bidang ilmu yang berkembang dari gabungan ilmu farmasi, genetik, ilmu kedokteran, bioinformatik, biologi molekuler, dan biologi medikal. Farmakogenomik bukanlah ilmu yang baru. Ilmu ini telah dikenal sekitar lima puluh tahun lalu, saat para peneliti memulai pencarian kerusakan gen tunggal yang bertanggungjawab terhadap kegagalan metabolisme suatu obat.

Farmakogenomik ini mulai populer pada tahun 1980-an. Dengan berhasilnya pemetaan genom manusia, yang diumumkan pada tanggal 16 Juni 2000 di Gedung Putih (Washington) oleh Human Genome Project (HGP), yang berhasil memetakansekitar 100.000 gen, telaah farmakogenomik pun semakin melebar. Kajiannya tidak hanya terbatas pada satu gen , tetapi lebih kepada multigen yang produknya berperan dalam metabolisme suatu obat.Selain itu, mengikuti keberhasilan program sekuensing genom ini, juga dilakukan program analisis keragaman genetik individu yang dinamakan single nucleotide polymorphism (SNP), program inilah yang nantinya menjadi bahan dalam pembuatan kartu identitas genomik yang dapat digunakan untuk pengobatan individual. Hasil SNP dapat dijadikan kartu identitas genomik karena sebagian besar perbedaan manusia dipengaruhi oleh adanya perbedaan SNP yang terjadi pada genom-nya, dan sering kali dihubungkan dengan adanya perbedaan dalam predis-posisinya dalam penyakit tertentu ataupun respons tubuhnya terhadap penggunaan obat.

Sebagai contoh, secara fisik, setiap orang diciptakan berbeda satu dengan yang lainnya. Perbedaan warna rambut, warna kulit, warna mata dan sebagainya terjadi karena adanya variasi genetik pada manusia. Demikian pula respons individu terhadap suatu obat dapat berbeda, misalnya dalam hal metabolisme obat dalam tubuh. Golongan obat yang mengandung thiopurine yang digunakan dalam pengobatan leukemia, pada sebagian kecil kelompok Caucasians dapat menjadi sangat toksik. Hal ini terjadi disebabkan kelompok tersebut memiliki genetik varian pada gen pengode TPMT {thiopurine methyltransferase), enzim yang bertanggungjawab terhadap metabolisme thiopurine. Bagi Caucasians thiopurine kurang di metabolisme dalam tubuh, kadar thiopurine akan menumpuk dalam tubuh yang dapat menyebabkan toksik.

Hasil penelitian Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menunjukkan respons obat diazepam (obat tidur) berbeda-beda pada setiap orang yaitu dalam hal metabolismenya. Normalnya diazepam akan habis di metabolisme tubuh selama delapan jam. Akan tetapi pada beberapa orang, waktu metabolisme bisa jauh lebih lama, hal ini berakibat menumpuknya kadar diazepam dalam tubuh yang dapat menyebabkan risiko keracunan. Perbedaan waktu metabolisme ini terletak pada keadaan gen pembentuk enzim CYP2C19 yang berfungsi dalam metabolisme diazepam.

Era farmakogenomik

Pada tahun 2005, Food and Drug Administrations (FDA), suatu lembaga di Amerika yang semisal Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia, mengeluarkan buku petunjuk bagi industri farmasi dalam memfasilitasi pengembangan ilmu farmakogenomik dan mengatur penggunaan data farmakogenomik dalam pengembangan obat, baik dalam investigasi obat baru maupun dalam aplikasi baru dalam pengunaan obat.Data farmakogenomik tersebut disimpan dalam suatu cip DNA. Dinamakan cip DNA karena teknologi ini menggunakan lempengan kecil (cip) yang terbuat dari kaca yang di atasnya ditata sejumlah ribuan atau bahkan puluhan ribu jenis gen dalam bentuk fragmen DNA hasil penggandaan dari cDNA. Selanjutnya cip yang memuat fragmen DNA dari ribuan jenis gen tersebut digunakan untuk menganalisis ekspresi gen dari suatu jenis sel dengan metode hibridisasi. Ini merupakan teknologi baru yang dapat mengatasi persoalan dalam analisis pola-pola ekspresi sejumlah besar gen yang dimiliki manusia.

Dalam praktiknya, teknologi ini membutuhkan alat bantu pengolah data berupa seperangkat komputer beserta peranti lunak. Teknologi ini akan membantu manusia dalam melakukan identifikasi seluruh sifat yang melekat pada seseorang. Selain itu teknologi ini juga akan dapat membantu manusia dalam mendiagnosis, memonitor, dan memprediksi suatu penyakit, menemukan dan mengembangkan obat baru, serta menentukan pilihan obat yang paling tepat untuk suatu penyakit dan pasien tertentu.Saat ini masyarakat ilmuwan dunia yang tergabung dalam berbagai grup, baik perusahaan komersial maupun perguruan tinggi, telah berupaya untuk mengembangkan teknologi tersebut. Affymetrix, perusahaan di bidang teknologi cip DNA, telah mampu memproduksi cip yang memuat lebih dari 60.000 jenis gen dalam bentuk fragmen DNA. Dua belas ribu di antaranya adalah gen-gen yang sudah dikenali berpengaruh terhadap kesehatan dan pengobatan.

Pemanfaatan cip DNA untuk analisis ekspresi gen manusia juga telah banyak dilakukan. Sebagai contoh misalnya Stanford University dan National Cancer Institute telah memanfaatkan teknologi ini untuk analisis klasifikasi tumor menggunakan cip DNA yang memuat lebih dari 30.000 jenis gen. Taka-ra, perusahaan bioteknologi di Jepang juga telah mengembangkan teknologi ini melalui pengembangan instrumentasi dan metodologi untuk diagnosis kanker.

This entry was posted in Info Apoteker on by .

About Webmaster

"My characteristics are:A foundation, order, service, struggle against limits, steady growth. My destiny is to express wonderful organization skills with my ever practical, down-to-earth approach. I’m the kind of person who is always willing to work those long, hard hours to push a project through to completion. My abilities to write and teach may lean toward the more technical and detailed. The positive attitudes; I am one who no doubt, fulfills obligations, and is highly systematic and orderly. I am serious and sincere, honest and faithful. It is my role to help and I am required to do a good job at everything undertake. I may express some of the negative attitudes. The obligations that my face may tend to create frustration and feelings of limitation or restriction. I may sometimes find myself nursing negative attitudes in this regard and these can keep me in a rather low mood. Avoid becoming too rigid, stubborn, dogmatic, and fixed in my opinions. I may have a tendency to develop and hold very strong likes and dislikes, and some of these may border on the classification of prejudice. The negative often produces dominant and bossy individuals who use disciplinarian to an excess. These tendencies must be avoided, hufz..I wish . Finally, I must keep my eye on the big picture and not get overly wrapped up in detail and routine. My desire in life is personal expression, and generally enjoying life to its fullest. I want to participate in an active social life and enjoy a large circle of friends. I want to be in the limelight, expressing my artistic or intellectual talents. Word skills may be my thing; speaking, writing, acting. In a positive sense is friendly, outgoing and always very social. I have a decidedly upbeat attitude that is rarely discouraged; a good mental and emotional balance. My Soul Urge gives intuitive insight, thus, very high creative and inspirational tendencies. The truly outstanding trait shown is that of self-expression, regardless of the field of endeavor. On the negative side, I may at times become too easygoing and too optimistic, tending to scatter forces and accomplish very little. Often, the excessive 3 energy produces non-stop talkers. Everyone has faults, but my urge doesn't appreciate having these pointed out. I dream of being a leader and one who is in charge. I want to be known for my courage, daring, and original ideas. I seek unconquered heights. People may get a first impression that I am very aggressive and sure of myself.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *