Category Archives: Umum

6 Langkah Mendapatkan Tidur Berkualitas

 


Para Ahli tidur mengatakan bahwa tidur yang lelap tidak akan berhasil kita dapatkan, jika hanya memperbaiki sebagian perilaku.

Kita harus secara konsisten melakukan tip berikut ini, selama 6 minggu berturut-turut, untuk meningkatkan kualitas tidur.

 

 

1. Tidur secara rutin.

Tubuh sangat tergantung pada jadwal tidur yang regular. Jadi, cobalah untuk tidur dan bangun di saat yang sama setiap hari. Hal ini berarti kita tidak boleh membiarkan diri tidur hingga siang hari di akhir minggu atau saat libur.

Jika Anda tak bisa tidur cepat malam hari, tak perlu memaksa. Bangkit dari tempat tidur, dan beraktivitaslah di ruang lain. Pilih aktivitas yang tenang, seperti mendengarkan musik atau membaca, namun jangan membiarkan diri Anda tertidur ketika melakukan aktivitas itu. Kembalilah ke kamar tidur ketika Anda mengantuk. Lakukanlah hal ini setiap hari, sesuai kebutuhan Anda.

 

 

2. Berpakaian nyaman untuk tidur.

Kenakan baju tidur yang membuat Anda tidak merasa nyaman. Suhu tubuh kita cenderung turun menjelang tidur, namun akan kembali meningkat di tengah malam, dan kembali turun menjelang kita terbangun. Karenanya, pilihlah jenis baju tidur yang dapat membuat Anda bertahan melalui perubahan suhu tubuh ini. Kenakan selapis baju tidur di saat musim kemarau, dan sediakan selimut saat musim hujan.

3. Perhatikan kondisi kasur.

Tubuh membutuhkan kenyamanan saat tidur. Jadi, ganti segera kasur Anda jika tak dapat lagi menopang tubuh saat tidur.

Continue reading

AKAR PASAK BUMI sebagai ANTIKANKER

Akar Pasak Bumi Eurycoma longifolia Jack) merupakan salah satu tumbuhan obat asal hutan yang memiliki banyak khasiat. Berdasarkan kajian farmakologis, Pasak Bumi mengandung empat senyawa penting yaitu senyawa canthin, senyawa turunan eurycomanone, senyawa quassinoid, dan senyawa etanol. Senyawa canthin pada tumbuhan pasak bumi mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, senyawa turunan eurycomanone sebagai anti malaria, senyawa quassinoid berfungsi sebagai anti leukimia, dan prospektif untuk anti HIV, senyawa etanol berfungsi sebagai afrodisiak. Manfaat yang beragam tersebut menyebabkan pasak bumi banyak diekspor ke luar negeri untuk keperluan pembuatan obat herbal. Produk pasak bumi kering memiliki harga cukup mahal, produk berupa cacahan akar (chipped root) harganya 60 USD/kg sedangkan produk berupa ekstrak harganya 80 USD/kg.

 

Pasak bumi memiliki daerah penyebaran di Semenanjung Malaysia, Sumatera dan Kalimantan. Di Pulau Sumatera hanya beberapa daerah yang diduga masih ditemui tumbuhan pasak bumi yaitu kawasan Leuser, sebagian Provinsi Riau dan kawasan Kerinci Seblat. Hampir seluruh bagian tumbuhan ini mengandung substansi pahit yang dapat digunakan untuk obat. Akar tumbuhan ini dicampur dengan tumbuhan obat lain seperti kayu manis dan digunakan untuk tonik penyehat di Sabah. Selain itu di Malaysia kulit akarnya digunakan juga sebagai penawar demam, penyembuh luka-luka di gusi atau gangguan cacing serta tonikum setelah melahirkan. Kulit batang digunakan untuk koagulan darah setelah melahirkan, sedangkan di Kalimantan dan Sabah kulit batang digunakan untuk mengobati nyeri pada tulang. Daun pasak bumi yang muda dapat dimakan untuk pengobatan sakit perut. Di Vietnam bunga dan buah pasak bumi digunakan untuk obat disentri. Menurut sifat fisis, mekanis dan keawetan, kayu pasak bumi memiliki berat jenis 0,65, kelas awet 4-5, dan kelas kuat II. Kayu golongan ini dapat digunakan untuk keperluan konstruksi dan mebel.

Menurut WHO, 80% lebih penduduk dunia masih menggantungkan diri terhadap pengobatan tradisional termasuk penggunaan obat yang berasal dari tumbuhan. Indonesia adalah negara megabiodiversity yang kaya akan tanaman obat, dan sangat potensial untuk dikembangkan, namun belum dikelola secara maksimal. Kekayaan alam tumbuhan di Indonesia meliputi 30.000 jenis tumbuhan dari total 40.000 jenis tumbuhan di dunia, 940 jenis diantaranya merupakan tumbuhan berkhasiat obat (jumlah ini merupakan 90% dari jumlah tumbuhan obat di Asia). Berdasarkan hasil penelitian, dari sekian banyak jenis tanaman obat, baru 20-22% yang dibudidayakan. Sedangkan sekitar 78% diperoleh melalui pengambilan langsung (eksplorasi) dari hutan. Potensi tanaman obat di Indonesia, termasuk tanaman obat kehutanan antara lain Pasak Bumi, apabila dikelola dengan baik akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi, sosial budaya maupun lingkungan.

(Sumber : www.dephut.co.id)

Join the Forum discussion on this post

Bunuh Kolesterol dengan Seledri

Salah satu penyakit paling populer di zaman ini adalah kelebihan kolesterol atau hiperkolesterolemia yang juga bisa mengganggu kesehatan jantung. Dengan berpantang makanan sumber kolesterol, kadar kolesterol darah bisa dikurangi. Apabila sudah terlanjur tinggi, bisa juga diturunkan dengan mengkonsumsi bahan alami seperti seledri, bawang putih, bawang prei, atau temulawak. Selain itu kita juga harus giat berolahraga dan diet secara teratur.

Continue reading

ALOE VERA

There is a voluminous amount of anecdotal evidence showing that authentic, properly prepared Aloe
vera has powerful healing properties in humans and animals. The virtues of Aloe vera have been
recorded for thousands of years by many ancient civilizations, including Egypt, Persia, Greece, India and
Africa. Although today it is found throughout the world as a common household plant, Aloe is, without
doubt, one of the most accepted, yet misunderstood medicinal plants in history. It is not just “good for
burns.”

Continue reading

ISMAFARSI UAD

buat  Temen temen ayo ikutan OPEN HOUSE dan LKMMF 1 seru Loh!!

sebelum nya saya akan jelasin mengenai OPen HOUse ISMAfarsi,,,OH ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada mahasiswa mengenai apa itu iSMAfarsi khususnya ismafarsi komisariat Universitas ahmad dahlan?, siapakah yang memangku secara struktural ismafarsi itu? dan program apa aja yang sedang berjalan atau yang sudah terealisasi?… pokoknya seperti itu gambaran umum dari open house ,,, ya!! intinya kita tuh taaruf dulu sma ISmafarsi,,,gitu,,,,

desktifsi ISmafarsi :
… ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia) adalah suatu organisasi mahasiswa yang terdiri dari lembaga-lembaga kemahasiswaan dari institusi farmasi di Indonesia. ISMAFARSI pertama kali terbentuk pada 22 Desember 1955 di Kaliurang dan dibentuk dengan tujuan untuk menyatukan opini dan ajang silaturahmi dari berbagai mahasiswa farmasi.

kemudian untuk LKMMF 1

LKMMF 1(latihan kepemimpinan managerial mahasiswa Farmasi ) 1 yaitu kegiatan yang tujuan nya untuk memberikan besic kepada mahasiswa baik besic kepemimpinan  maupun managerial nya.. sehingga dapat di ciptakan mahasiswa yang mempunyai jiwa kepemimpinanan yang baik khususnya di bidang farmasi.

buat yang mau ikutan

1. open house

– pada hari sabtu, 17 Desember 2011

-di ruang 204

– jam 16.00 WIB

Nb; 10 datang pertama dapat PIN fun loh,,hehe

2. LKMMF 1(latihan kememimpinan Manegerial mahasiswa Farmasi ) part one

– pada hari ,sabtu minggu, 24-25 des 2011

– tempat kaliurang

– berangkat dari jogja sore.(konfirmasi lagi)

– pendaftaran sampai tanggal 22 desember 2011

– kontrbusi : Rp. 50ribu

– khusus untuk semester 1 3 aja loh,,.hehe,,

buruan daftar dan ikuti ya!!!!!

pokoknya seru deh acaranya,, banyak banget pengalaman dan ilmu yang bisa kita dapatkan.ada sertifikatnya juga loh,…

dan 1 lagi yang ga kalah penting nya yaitu: LKMMF 1 ini tuh syarat untuk ikutan LKMMF 2 dan LKMMF 3 (nasional)..

informasi lebih lanjut bisa kasih komentar di bawah ini,,

semoga informasinya bermanfaat ..

makasih

Obat Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner ( PJK ) merupakan problema kesehatan utama di negara maju. Di Indonesia telah terjadi pergeseran kejadian Penyakit Jantung dan pembuluh darah dari urutan ke-l0 tahun 1980 menjadi urutan ke-8 tahun 1986. Di Indonesia penyakit jantung koroner saat ini menempati posisi pertama sebagai penyebab kematian di Indonesia. Sebanyak 40% orang yang meninggal karena serangan jantung tidak mengetahui kalau dirinya mengidap penyakit jantung koroner. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya Penyakit Jantung Koroner sehingga usaha pencegahan harus bentuk multifaktorial juga. Pencegahan harus diusahakan sedapat mungkin dengan cara pengendalian faktor faktor resiko Penyakit Jantung Koroner dan merupakan hal yang cukup penting dalam usaha pencegahan PJK, baik primer maupun sekunder. Pencegahan primer lebih ditujukan pada mereka yang sehat tetapi mempunyai resiko tinggi, sedangkan sekunder merupakan upaya memburuknya penyakit yang secara klinis telah diderita. Berbagai Penelitian telah dilakukan selama 50 tahun lebih dimana didapatlah variasi insidens PJK yang berbeda pada geografis dan keadaan sosial tertentu yang makin meningkat sejak tahun 1930 dan mulai tahun 1960 merupakan Penyebab Kematian utama di negara Industri. Mengapa didapatkan variasi insidens yang berbeda saat itu belum diketahui dengan pasti, akan tetapi didapatkan jelas terjadi pada keadaan keadaan tertentu. Penelitian epidemiologis akhirnya mendapatkan hubungan yang jelas antara kematian dengan pengaruh keadaan sosial, kebiasaan merokok, pola diet, exercise, dsb yang dapat dibuktikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya PJK antara lain: umur, kelamin ras, geografis, keadaan sosial, perubahan masa, kolesterol, hipertensi, merokok, diabetes, obesitas, exercise, diet, perilaku dan kebiasaan lainnya, stress serta keturunan.

Continue reading

Vitamin dan mineral untuk baby

Kebutuhan vitamin untuk bayi seringkali menjadi topik yang membingungkan. Kalau Anda bertanya apakah bayi Anda memerlukan vitamin atau tidak, tentu saja jawabannya adalah ya. Bayi Anda memerlukan vitamin untuk dapat tumbuh dengan baik dan sehat. Dia memerlukannya agar bisa mempunyai tulang yang kuat, gigi yang sehat dan juga untuk “membangun” darahnya sehingga terhindar dari Anemia.

Nah, hampir seluruh bayi memperoleh seluruh vitamin dan mineral yang diperlukan (seperti vitamin A, kalsium, zat besi, dll) melalui asupan makanan yang mereka konsumsi. Jadi, walaupun bayi Anda memang benar memerlukan vitamin dan mineral, namun mereka sebenarnya tidak memerlukan suplemen setiap hari, kecuali jika ia terlahir prematur atau memiliki masalah kesehatan tertentu.

Sekilas tentang Vitamin dan Mineral

Banyak orang tua yang menganggap bahwa vitamin akan terpenuhi secara lengkap hanya dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Pendapat ini tidak tepat. Sebenarnya, sayuran dan buah-buahan hanya mengandung sebagian jenis vitamin, seperti vitamin C, E, K dan sebagian jenis vitamin B.

Untuk vitamin A, B6, B12 dan D, biasanya dapat diperoleh melalui sumber hewani seperti hati, susu, serta berbagai produk olahannya.

Sedangkan mineral yang diperlukan oleh tubuh bisa diperoleh dari bahan makanan seperti garam, ikan, udang, cumi, serta susu dan produk olahannya.

Bayi yang Baru Lahir

Untuk bayi yang baru lahir, seluruh kebutuhan vitamin dan mineralnya akan terpenuhi melalui ASI. jadi, jika Anda ingin bayi Anda memperoleh cukup asupan vitamin dan mineral, Anda cukup meningkatkan kualitas ASI Anda, dengan cara makan dengan cukup dan seimbang komposisinya. Jika diperlukan, dengan arahan dokter Anda bisa saja mengkonsumsi vitamin tambahan.

Bagaimana Menentukan Apakah Bayi Anda Memerlukan Suplemen atau Tidak?

Sebenarnya semuanya tergantung kondisi bayi yang bersangkutan – apakah ia menerima ASI atau susu formula sejak lahir, apakah ia lahir dalam kondisi normal atau prematur, apakah ia memiliki kelainan kesehatan, dan sebagainya.

Jika bayi Anda lahir prematur atau memiliki masalah kesehatan tertentu, silahkan konsultasikan dengan dokter anak Anda apakah ia memerlukan suplemen tertentu atau tidak. Nanti, ketika ia semakin besar dan mulai mengkonsumsi lebih banyak jenis makanan, dokter biasanya akan mengevaluasi lebih lanjut apakah ia masih memerlukan suplemen.

Untuk bayi yang sehat dan dalam masa pemberian ASI Eksklusif, masih banyak perdebatan mengenai perlu atau tidaknya memberikan suplemen. Sebagian besar mengatakan sama sekali tidak perlu. Sebagian ahli kesehatan mengatakan, seandainya pun perlu, paling-paling Anda hanya cukup memberikan suplemen vitamin D – 400 IU setiap harinya, dengan alasan si bayi tidak memperoleh asupan vitamin D yang cukup melalui ASI.

Menurut mereka yang berpendapat perlunya tambahan vitamin D untuk bayi yang sedang dalam program ASI Eksklusif, hal ini berbeda dengan bayi yang sejak awal mengkonsumsi susu formula. Ia tidak lagi memerlukan tambahan vitamin D, karena biasanya unsur ini sudah terkandung dalam susu formula.

Kesimpulan

Pada dasarnya, hingga usia 6 bulan, bayi yang menerima ASI Eksklusif tidak memerlukan suplemen. Yang perlu diperhatikan justru pola makan sang ibu. Pastikan ibu yang menyusui mengkonsumsi makanan yang mengandung cukup vitamin B12 (untuk mencegah Anemia pada anak), zat besi (juga berkaitan dengan Anemia), seng, serta kalsium. Seandainya pun diperlukan, maka sang ibu bisa saja mengkonsumsi suplemen multivitamin-mineral. Tentu saja dengan arahan dokter.

Setelah usia 6 bulan, jika bayi Anda tidak mengalami kesulitan memakan berbagai jenis makanan dengan jumlah yang cukup untuk usianya, maka suplemen vitamin tidak diperlukan. Suplemen baru menjadi alternatif ketika si kecil benar-benar susah makan atau memiliki masalah kesehatan yang kronis. Silahkan konsultasikan dengan dokter anak Anda.

Hati-hati, jangan mengkonsumsi suplemen multivitamin-mineral tanpa arahan dokter, karena bisa jadi bayi Anda menerima kelebihan vitamin A dan seng (zinc)…

Waspada Bahaya di Balik Krim Pemutih

Siapa perempuan yang tak bangga memiliki kulit putih berseri tanpa noda spot coklat atau kehitaman di wajah? Tidak ada. Bahkan yang berkulit gelap dari ‘sononya’ ingin tampak lebih putih. How come?

Bahkan iklan produk pemutih wara-wiri di televisi, belum lagi di media cetak. Anda tahu, dari dua produk pelembab yang terjual, salah satunya adalah produk pemutih kulit.

Apapun rela dilakukan perempuan untuk tampil lebih cantik dengan kulit putih cling. Bahkan harga bukan masalah, sekalipun harus mengeringkan tabungan bertahun-tahun! Putih sudah menjadi obsesi, yang tak jarang membuat kita lupa diri, tak waspada terhadap produk krim pemutih yang beredar di pasaran.

Mendapatkan kulit putih, atau tepatnya lebih cerah, tidak bisa dengan cara instan. Jika Anda menemukan putih dengan cara instan, katakan dalam hitungan minggu, patut dicurigai ada sesuatu di balik itu.

Secara umum terdapat berbagai jenis krim pemutih di pasaran. Krim-krim ‘ampuh’ ini umumnya mengandung berbagai jenis zat aktif seperti hidrokuinon, monobenzil dan monometil hidrokuinon, raksa, asam askorbat dan peroksida.

Namanya juga bahan kimia, selalu ada efek sampingnya jika tak digunakan sesuai takaran yang disarankan. Krim yang mengandung bahan aktif hidrokuinon amat mengesankan sekali cara kerjanya dalammembasmi spot hitam atau warna yang tidak merata pada kulit, meski hasilnya berbeda pada setiap individu.

Dalam suatu kajian yang telah dijalankan di Amerika Syarikat (Arndt dan Fitzpatrick, 1965), krim yang mengandungi 2% dan 5% hidrokuinon telah diuji ke atas 56 subjek yang mempunyai masalah spot kehitaman pada kulit. Menariknya, 12% dari jumlah subjek kajian adalah penduduk berketurunan kulit hitam. Mereka ini menggunakan krim mengandung hidrokuinon dua kali sehari selama tiga bulan.
Hasilnya menakjubkan. Krim mengandung hidrokuinon dapat menghilangkan spot hitam pada 44 orang yang mengikuti penelitian dari jumlah 56 responden.

Pemakaian hidrokuinon yang berlebihan bukannya tak membawa efek samping. Krim yang mengandungi 5% hidrokuinon telah dilaporkan memberi kesan sampingan (iritasi dan rasa terbakar pada kulit). Namun jika kadarnya hanya 2% pemakai hanya mengalami sedikit iritasi atau terbakar saja.

Pemakaian hidroquinon berlebih dapat menyebabkan kulit iritasi, dan jika dihentikan kulit akan seperti semula, bahkan bisa lebih buruk. Lebih bahaya lagi merkuri. Logam yang sebenarnya sudah dilarang itu memang menjadikan kulit tampak putih mulus, tetapi lama-kelamaan akan mengendap di bawah kulit. Setelah bertahun-tahun kulit akan biru kehitaman, bahkan dapat memicu timbulnya kanker.

Kadar zat pemutih hidroquinon untuk kosmetik hanya diperbolehkan dua persen, lebih dari itu harus diperlakukan sebagai obat.

Krim pemutih merupakan campuran bahan kimia yang bertujuan memucatkan noda hitam (cokelat) pada kulit. Dalam jangka waktu lama krim tersebut dapat menghilangkan atau mengurangi hiperpigmentasi pada kulit. Namun jangan salah, penggunaan yang terus-menerus justru akan menimbulkan pigmentasi dengan efek permanen.

Sayangnya, sekarang banyak konsumen kejeblos, menggunakan pemutih yang bermanfaat instan. Pemutih tersebut bisa menimbulkan efek rebound, yaitu memberikan respons berlawanan saat pemakaian dihentikan.

Hasil kajian tersebut juga menunjukkan bahawa krim ini hanya sesuai untuk pengguna berkulit cerah dengan spot kehitaman tidak banyak. Krim ini bekerja baik untuk perawatan kulit pada peringkat awal pembentukan bintik hitam.

Bagaimana krim seperti itu bekerja? Dari kajian ini didapat hasil hidrokuinon menghalangi pengeluaran melanin oleh melanosit di dalam epidermis. Hidrokuinon juga menembus kulit dan menyebabkan penebalan gentian kolagen.

Efek samping hidrokuinon memang sedikit saja terutama jika dipakai pada kadar rendah, namun ada rasa panas terbakar saat krim dengan hidrokuinon tinggi diaplikasikan pada kulit.

Jika krim seperti ini digunakan dalam jangka panjang, sementara kita juga terekspos sinar matahari, bukan kulit cerah merona yang kita dapat, melainkan sebaliknya. Spot coklat aau kehitaman justru bertambah, bahkan muncul bintik kekuningan pada kulit yang disebut okronosis. Kerusakan ini mungkin bersifat selamanya karena tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengembalikan ke bentuk atau warna semula.

Hidrokuinon bukan saja berbahaya jika digunakan pada kulit pada kadar tinggi. Jika termakan zat ini dapat menyebabkan keracunan yang serius. Jika yang termakan mencapai kepekatan 5-15 gram akan menyebabkan kerusakan sel darah merah (hemolytic anemia).

Siapa sih yang tak ingin kulitnya putih dan mulus dalam hitungan minggu? Tapi harap diingat, begitu kosmetik dihentikan kulit menjadi hitam atau dikotori dengan flek-flek, bahkan merah seperti udang rebus, atau lebih parah lagi muncul kanker kulit.[]

Source: http://www.hanyawanita.com/

4 Februari Hari Kanker sedunia, bagaimana kita mensikapi kanker?

Kanker, sesuai namanya, memang salah satu penyakit yang sangat ditakuti. Disamping bersifat sebagai pembunuh, penyakit ini kadang-kadang sulit diduga datangnya. Sayang saat ini penyakit ini masih banyak disandang masyarakat kita.
Mungkin ada yang bertanya “apa saja faktor yang dapat mencegah atau mengurangi kejadian kanker dan faktor – faktor apa saja yang dapat meningkatkan kejadian kanker?”.
Kanker merupakan penyakit yang pemunculannya melalui proses yang komplek. Mula proses kejadian kanker pada seseorang bisa dari faktor lingkungan, faktor biologis individu (genetik dan kekebalan, maupun faktor gaya hidup atau perilaku. Manakah yang lebih dominan apakah faktor lingkungan (karsinogen misalnya asap dapur, asap kendaraan, asap rokok), faktor biologis (genetik) ataukah faktor perilaku, itu juga bervariasi sesuai dengan jenis kanker. Namun yang jelas kanker biasanya melibatkan berbagai komponen dalam perjalanan dan penjelmaannya.Oleh karena itu untuk menjawab faktor apa yang dapat mengurangi kejadian kanker juga akan bervariasi, tetapi secara umum adalah sbb:
1. perbaiki lingkungan, kurangi cemaran pada lingkungan dimana masyarakat umum banyak dan sering melakukan aktivitas. Asap kendaraan dan asap rokok merupakan salah satu sumber cemaran udara perkotaan yang kaya karsinogen (bahan pemacu proses pembentukan kanker). Senyawa hidrokarbon aromatik yang terkandung pada asap kendaraan dan asap rokok merupakan bahan karsinogen kuat yang menyebabkan kejadian kanker paru, kanker payudara maupun kanker kulit pada sebagian besar masyarakat yang sering kontak atau menghirup udara kotor. tersebut. Kebijakan pemerintah dengan …. bersambung

masihkah ada harapan sembuh bagi penderita DM tipe I?

Penyakit gula akibat kerusakan pankreas yang sering dialami sejak usia anak-anak merupakan penyakit autoimun. Upaya pencarian obat untuk penyakit gula ini senantiasa dilakukan, karena penderita penyakit ini bila organ pankresnya tidak membaik maka mereka membutuhkan insulin seumur hidupnya, tentu itu akan berhubungan dengan biaya, risiko ketidaknyamanan dalam cara pemberian insulin, reaksi penolakan atau adanya komplikasi. Baru-baru ini NEJM melaporkan hasil penelitian klinik obat baru bagi penderita baru DM tipe I yang berjudul” GAD65 Antigen Therapy in Recently Diagnosed Type 1 Diabetes Mellitus” namun penelitian ini masih belum memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan. Hasil selengkapnya abstrak laporan tersebut silakan baca pada kopian sbb:GAD65 Antigen Therapy in Recently Diagnosed Type 1 Diabetes Mellitus

Johnny Ludvigsson, M.D., Ph.D., David Krisky, M.D., Ph.D., Rosaura Casas, Ph.D., Tadej Battelino, M.D., Ph.D., Luis Castaño, M.D., Ph.D., James Greening, M.D., Olga Kordonouri, M.D., Timo Otonkoski, M.D., Ph.D., Paolo Pozzilli, M.D., Jean-Jacques Robert, M.D., Ph.D., Henk J. Veeze, M.D., Ph.D., and Jerry Palmer, M.D.

N Engl J Med 2012; 366:433-442February 2, 2012

Abstract
Article
References
Background

The 65-kD isoform of glutamic acid decarboxylase (GAD65) is a major autoantigen in type 1 diabetes. We hypothesized that alum-formulated GAD65 (GAD-alum) can preserve beta-cell function in patients with recent-onset type 1 diabetes.

Full Text of Background…
Methods

We studied 334 patients, 10 to 20 years of age, with type 1 diabetes, fasting C-peptide levels of more than 0.3 ng per milliliter (0.1 nmol per liter), and detectable serum GAD65 autoantibodies. Within 3 months after diagnosis, patients were randomly assigned to receive one of three study treatments: four doses of GAD-alum, two doses of GAD-alum followed by two doses of placebo, or four doses of placebo. The primary outcome was the change in the stimulated serum C-peptide level (after a mixed-meal tolerance test) between the baseline visit and the 15-month visit. Secondary outcomes included the glycated hemoglobin level, mean daily insulin dose, rate of hypoglycemia, and fasting and maximum stimulated C-peptide levels.

Full Text of Methods…
Results

The stimulated C-peptide level declined to a similar degree in all study groups, and the primary outcome at 15 months did not differ significantly between the combined active-drug groups and the placebo group (P=0.10). The use of GAD-alum as compared with placebo did not affect the insulin dose, glycated hemoglobin level, or hypoglycemia rate. Adverse events were infrequent and mild in the three groups, with no significant differences.

Full Text of Results…
Conclusions

Treatment with GAD-alum did not significantly reduce the loss of stimulated C peptide or improve clinical outcomes over a 15-month period. (Funded by Diamyd Medical and the Swedish Child Diabetes Foundation; ClinicalTrials.gov number, NCT00723411.)