BAGAIMANA DM DI INDONESIA? APA YANG SUDAH KITA LAKUKAN? Suatu renungan memperingati hari DM

Penyakit gula darah (DM) telah menjadi wabah di hampir semua negara, tidak peduli, apakah negara maju, telah, sdang atau akan berkembang. Bertambahnya kejadian obesitas pada balita semakin meneguhkan akan semakin tingginya kejadian DM di dunia, termasuk di Indonesia.  Memang obesitas bukan merupakan satu-satunya sinyal awal kejadian DM, tetapi obesitas merupakan isyarat yang muadah untuk dibaca dan dimengerti hubungannya dengan kejadian DM. Dalam waktu tidak lama lagi Indonesia akan menjadi negara keempat terbesar jumlah kejadian DM.

kardiovaskuler stroke gagal ginjal DM merupakan faktor risiko utama terhadap kejadian hipertensi, serangan jantung, gagal jantung, stroke, gagal ginjal dan berbagai penyakit degeneratif lainnya. Apabila kejadian baru DM di masyarakat tidak diantisipasi dan penderita DM tidak dikelola dengan benar maka berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berbahaya yang bahayanya level”1″ akan merebak di masyarakat. Maka oleh karenanya melakukan antisipasi untuk menghambat laju insidensi DM dengan berbagai upaya promotif dan edukatif serta upaya pengelolaan yang benar dan efektif pada penderita DM agar tidak muncul komplikasi adalah tuntutan yang seharusnya segera dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat dan bangsa ini.

Persoalannya sekarang adalah “apakah yang sudah kita lakukan untuk menghambat laju kejadian DM di Indonesia?”. ” apakah kontribusi positif yang sudah kita sumbangkan untuk peningkatan status kesehatan masyarakat melalui penghambatan laju kejadian DM atau menghambat dampak DM di masyarakat?”

Melakukan kebaikan untuk sesama tidak perlu menunggu orang lain untuk melakukannya. Kita semua dapat melakukannya melalui inisiatif pribadi baik dalam sekala perseorangan maupun sekala berkelompok.

Sungguh setitik kebajikan yang ditebarkan ditengah masyarakat yang berisiko mengalami DM akan mampu memberikan banyak efek posit dan kemanfaatan besar di masyarakat. Mari kita semua mencoba dan berbuat untuk kebaikan kita semua.

Salam

HAKMAA

This entry was posted in Umum on by .

About akrom

Lahir di salah satu desa di kota terkecil "Pati" (menurut kepala sekolah waktu SD) pada tahun 1967, maklum karena waktu itu ditemapat saya belum musimnya menggunakan akte kelahiran untuk bukti pencantuman tanggal lahir siswa diijazah, sehingga tanggal lahir sesuai belas kasihan kepala sekolah yang mengeluarkan ijazah SD saya. Sekolah di SMPN1 Winong, sekolah unggulan di kota kecamatan Winong waktu itu. Setelah lulus SMP melanjutkan di SMA1 N Pati, juga salah satu sekolah SMA terfaforit di kota Pati. Akhirnya kuliahnya tersangkut UMPTN di Farmasi UGM, kesasar di KIMIA Mipa UGM dua tahun dan berakhir di Fakultas Kedokteran UGM. Sudah berkeluarga, dengan enam keturunan, hanya saja salah satunya sudah diminta kembali oleh Sang Maha Kuasa, bair jadi tabungan kami kelak, semoga. Istri juga seorang dokter, yang sangat rajin ngoyak-ngoyak anak-anak untuk belajar sambil praktek di rumah. Baik saya maupun istri, pernah kerja di di beberapa RS tetapi kemudian kami berdua meneguhkan diri di lembaga pendidikan untuk mengabdikan ilmu di pendidikan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *